Sabtu, 20 Maret 2021

KITA TINGGAL DI KAKI TUHAN

Yesaya 66: 1 – 2

Ayat Hafalan: Yesaya 66: 1a

“Beginilah firman TUHAN: Langit adalah takhta-Ku dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku”.

Kaki bangku adalah alat sederhana atau penyangga yang digunakan untuk mengangkat kaki. Ini biasanya tidak mahal dan sering diabaikan sehingga tidak seberharga sofa, kursi atau meja makan. Pada zaman Alkitab, sesuatu atau seseorang yang menyentuh kaki dianggap tidak terhormat.

‘Bumi adalah tumpuan kaki-Nya’ berarti bumi, tempat kita tinggal, begitu tidak berarti dibandingkan dengan betapa mulia dan agung Dia. Sungguh menakjubkan bahwa sementara Tuhan menyebut bumi sebagai tumpuan kaki-Nya, Dia masih rela merendahkan diri-Nya untuk turun ke bumi untuk menyelesaikan misi kasih-Nya.

Jika Tuhan rela merendahkan diri-Nya untuk berdiri di atas tumpuan kaki-Nya, terlebih lagi kita harus rendah hati. Mengetahui betapa kecilnya kita dalam skema besar Tuhan, namun Dia masih mengasihi kita tanpa syarat, adalah anugerah yang luar biasa.

Doa : Ya Tuhan, Engkau adalah Tuhan yang agung, namun Engkau menunjukkan apa sebenarnya kerendahan hati itu. Aku ingin rendah hati seperti Engkau. Amin.

Receive Church Announcements and Information